Showing posts with label Deteksi. Show all posts
Showing posts with label Deteksi. Show all posts

Wednesday, September 28, 2016

5 Cara Mendeteksi Penyakit Jantung Sejak Dini


5 cara sederhana mendeteksi penyakit jantung sejak dini
Banyak faktor penyebab kematian manusia adalah penyakit jantung, di dalam sebuah wacana yang dikeluarkan oleh dokter penyebab utama gangguan jantung yakni merokok, kolesterol dan tekanan darah tinggi. Sebenarnya hal ini bisa ditekan asal anda mengetahui cara mendeteksi penyakit jantung dari awal kemunculanya.

cara cepat mendeteksi penyakit jantung

Faktor kebiasaan dan tindakan manusia dalam kehidupan sehari-hari juga mempengaruhi munculnya penyakit jantung, sikap dan tindakan apa sajakah itu? Untuk lebih jelasanya misalkan ada si A dan si B
• si A mempunyai sifat agresif, kompetitif dan tidak sabaran.
• sedangakan si B mempunyai sifat lebih kalem dan santai dalam menghadapi seseuatu.

Kesimpulanya, si A jauh lebih besar kemungkinanya terkena serangan jantung di banding si B, namun hal ini nampaknya masih menjadi perdebatan dikalangan medis berbeda dengan dengan faktor gejala yang langsung dideteksi lewat bagian tubuh yang lain. Berikut ulasanya cara mendeteksi penyakit jantung dengan mudah lewat bagian dari tubuh anda.

1) Lidah, lidah yang normal berwarna kemerah-merahan dan terlihat segar namun apabila berwarna sedikit ungu anda wajib berhati-hati sebab itu bisa jadi aliran darah yang dipompa oleh jantung tidak lancar dan terhambat oleh pembuluh darah yang bermasalah.

2) Kaki, kaki memiliki sejumlah 33 sendi dan 100 tendon yang semuanya tersinkronisasi dengan seluruh organ tubuh manusia. Pada kaki yang normal biasanya ditumbuhi bulu-bulu halus di sekitar jari-jari kaki namun jika jari kaki anda tidak memiliki bulu-bulu halus bisa di indikasikan bahwa aliran darah ke arah kaki tidak lancar. Seperti yang kita tahu darah membawa zat-zat penting seperti protein, karbohidrat dan lainya dan semuanya diedarkan keseluruh tubuh. Namun khusus pada kaki anda tidak mendapat cukup asupan protein sehingga rambut halus tidak dapat tumbuh.

3) Warna kuku, warna kuku normal orang yang sehat yakni putih kemerah-merahan namun khusus orang yang menderita penyakit jantung biasanya memiliki kuku berwarna biru ini disebabkan kurangnya jantung mengedarkan darah atau bisa juga karena penderita mengalami lemah jantung sehingga sulit sekali bagi darah menyebar keseluruh tubuh.

4) Telapak tangan, gangguan pada jantung juga bisa dideteksi dari telapak tangan, orang yang sehat tanganya biasanya berwarna merah muda namun orang yang memiliki masalah jantung jusrru telapak tanganya pucat dan mengeluarkan keringat terus menerus. Hal ini disebabkan lemahnya jantung dalam memberikan asupan darah ke tangan.

5) Mata, mata merupakan salah satu indera terpenting bagi manusia, bayangkan apa jadinya manusia jika tidak memiliki mata? Hal yang tidak luput dari pakar kesehatan adalah mendeteksi penyakit, khusus pada penderita penyakit jantung yang paling sering terjadi adalah terdapat cinci putih di sekitar irisan bola mata juga mata juga arteri sekitar mata berubah warna menjadi keperakan. Itulah yang dikemukakan oleh Shantan Reddy, dokter spesialis mata dari New York University Langone Medical Center.

Dari sekian banyak laporan dari penderita penyakit jantung rata-rata hal pertama signal yang mereka terima dari awal kemunculan ganggun ini adalah merasakan nyeri pada dada yang sangat sakit.

Cara Mendeteksi Jantung Sehat


Agar anda dapat mengetahui kerja jantung masih bagus atau tidak, peneliti punya tips mudah yaitu hanya  cukup dengan menyentuh ujung jari kaki. Jika tubuh Anda masih fleksibel untuk meraih jari kaki, berarti jantung Anda masih cukup sehat.

Dalam jurnal Heart and Circulatory Physiology disebutkan bahwa dengan mengetes salah satu elemen tubuh (jari kaki), seseorang bisa tahu jantungnya masih sehat atau tidak, bahkan di tengah-tengah liburan sekalipun.

Caranya mudah, cukup dengan duduk di lantai dengan kaki diluruskan ke depan dan jari kaki mengarah ke atas. Setelah itu cobalah menjangkau dan menyentuh ujung jari kaki dengan tangan. Jika Anda cukup fleksibel untuk menyentuh jari kaki artinya jantung Anda masih sehat dan fleksibel juga.

Dalam studinya, peneliti dari University of North Texas dan beberapa peneliti Jepang merekrut 526 partisipan antara umur 20 hingga 83 tahun. Partisipan kemudian mengikuti tes fleksibilitas tubuh sambil diukur tekanan darah, pembuluh arteri dan aktivitas jantungnya.

Hasilnya, peneliti menemukan korelasi antara tubuh yang tidak fleksibel dengan pembuluh arteri yang tidak fleksibel, terutama pada partisipan di atas umur 40 tahun.

Mereka yang gagal dalam tes fleksibilitas tubuh dan gagal mencapai ujung jari kaki ternyata memiliki pembuluh darah yang kaku, dan artinya kemampuan jantung menjadi kurang baik, efisien dan risiko penyakit jantung pun meningkat.

Peneliti Jepang Dr Yamamoto mengatakan, meski teori antara hubungan otot punggung dan kaki dengan otot di dekat jantung masih samar-samar, tapi dengan adanya studi ini cukup membantu.

Kekakuan otot punggung, kaki dan pembuluh jantung yang saling berhubungan tersebut dikarenakan komposisi kolagennya yang sama.

“Jika Anda bisa menyentuh jari kaki saat duduk lurus, jantung Anda berarti masih cukup baik. Tapi jika tidak bisa, mungkin Anda perlu mendatangi kardiolog,” ujar Dr Yamamoto, seorang peneliti Jepang seperti dikutip dari New York Times.

Namun Yamamoto menyebutkan tidak selamanya otot kaku adalah pertanda penyakit jantung, hanya mungkin jantungnya kurang fit dan sehat saja dari yang seharusnya.